Showing posts with label Hewan Piaraan. Show all posts
Showing posts with label Hewan Piaraan. Show all posts

Tuesday, June 11, 2013

Cara Menyiapkan Kandang Hamster Yang Nyaman

Cara Menyiapkan Kandang Hamster Yang NyamanCara Menyiapkan Kandang Hamster Yang Nyaman, merupakan judul postingan baru yang dapat saya share lagi untuk para  pembaca setia blog infoqudrat, bagaimana caranya? ok, kita langsung saja ke pembahasannya.

Untuk seekor hasmter, memerlukan kandang berukuran minimal 35 x 40 cm. Semakin besar ukuran kandang maka akan semakin baik. Kandang untuk hamster beraneka ragam, mulai akuarium yang tak terpakai sampai kandang-kandang yang khusus dirancang untuk hamster.

Jika Anda menggunakan akuarium, usahakan bagian atasnya terdapat bagian yang dapat tertutup. Hal ini untuk mencegah hamster kabur atau tikus rumah masuk dan melahap hamster Anda. Jika Anda menggunakan kandang berjeruji besi, perhatikan jarak antar jeruji. Jika hamster Anda suka menggigit, pastikan jeruji kandang tidak terbuat dari bahan yang dilapisi cat. Sebaiknya Anda memilih kandang yang berbentuk seperti akuarium.

Oleh karena hamster suka kencing dan membuang kotorannya di sembarang tempat, maka kandang hamster harus diberi alas yang berfungsi untuk menyerap air kencing agar tidak berbau. Anda sebaiknya memilih alas kandang berupa pasir halus atau zeolit, kerikil atau serbuk kayu buatan pabrik yang tidak mengandung zat kimia apapun. Ketebalan alas sekitar 2-4 cm.

Kandang hamster harus dibersihkan setiap 2-4 minggu sekali, sedangkan alasnya harus diganti atau dicuci setiap minggu. Alas hamster perlu dicuci karena alas tersebut telah bercampur dengan kotoran dan sisa makanan.

Demikian artikel tentang Cara Menyiapkan Kandang Hamster Yang Nyaman semoga bermanfaat. Salam.

Sunday, December 23, 2012

Inilah Cara Tepat Menangani Penyakit Pada Ikan Arwana

Inilah Cara Tepat Menangani Penyakit Pada Ikan ArwanaApa kabar Sobat pemaca setia Blog Infoqudrat, semoga kalian dalam keadaan sehet selalu, Oya pada postingan baru kali ini saya beri judul Inilah Cara Tepat Menangani Penyakit Pada Ikan Arwana, kenapa saya membuat artikel tentang arwana? Ok karena ikan arwana masih merupakan ikan hias popiler disaat ini, bahkan harganyapun relatif stabil sehingga cocok bagi para pedadang ikan hias untuk meraup untung dari bisnis ikan hias ini. Baiklah Sobat pembaca setia, yuk kita langsung ke pembahasannya.

Salah satu resiko memelihara ikan hias Arwana adalah mati karena penyakit seperti redspot, jamur, gigit ekor dan stress. Dibawah ini diuraikan beberapa penyakit yang sering diderita ikan Arwana, gejala dan tentunya cara penanggulangannya.

Penyakit Gigit Ekor.
Sebelum ikan Arwana menderita penyakit ini biasanya Arwana akan menunjukan perilaku gelisah dengan berenang hilir mudik kesana-kemari. Beberapa hari kemudian selaput sirip ekor akan sobek-sobek sehingga yang tertinggal hanya jari-jari siripnya. Gejala ini mulanya hanya kecil lalu akan bertambah seiring dengan waktu akan semakin panjang dan tidak jarang sebagian dari jari-jari sirip tersebut hilang.
Penyakit ini biasanya disebabkan oleh sejenis parasit yang menempel pada ekor Arwana dan menyebabkan rasa gatal yang tidak tertahankan. Ikan Arwana berusaha mengatasinya dengan cara berenang hilir mudik dan menggigiti ekornya sehingga tampak compang-camping.
Cara pengobatan penyakit ini tergolong mudah. Pindahkan ikan Arwana kedalam aquarium lain yang bersih (steril) dan sudah diisi dengan air yang memenuhi syarat. Masukan sekitar 20 tetes obat Tropical Fish Medicine dan biarkan Arwana tetap didalam aquarium selama beberapa hari. Jangan lupa membersihkan aquarium yang telah digunakan sebelumnya agar Arwana bisa menempati kembali aquarium tersebut tanpa khawatir terjangkit penyakit kembali.

Tutup Insang Melengkung.
Jika Anda pernah bahkan sering melihat tutup insang ikan Arwana melengkung keluar, sehingga sebagian insangnya kelihatan. Ikan Arwana dengan kondisi seperti ini tentunya tidak enak dipandang. Lama-kelamaan jika dibiarkan insang akan berubah menjadi hitam dan akhirnya ikan akan mati.
Penyebab penyakit ini bermacam-macam. Pertama disebabkan oleh kualitas air didalam aquarium yang tidak memenuhi standar terutama kualitas suhunya. Aquarium yang terlalu dingin atau tidak hangat bisa mendorong ikan Arwana terkena penyakit ini. Adapun penyebab lainnya adalah pemberian obat-obatan yang melebihi dosis. Bisa juga karena serangan sejenis bakteri atau karenai air dalam aquarium kandungan oksigennya rendah. Air yang kandungan oksigennya rendah akan lebih sering membuat arwana membuka dan menutup insangnya. Gerakan ini sering tidak sempurna. Artinya sebelum tutup insang benar-benar menutup, insang sudah dibuka lagi untuk menghirup sedalam-dalamnya air demi memenuhi kebututan oksigen. Dari gerakan yang tidak sempurna ini kemudian tutup insang ikan Arwana tetap terbuka dan tubuhnya tidak normal.
Cara pencegahannya yaitu dengan menjaga kandungan oksigen dalam air tetap tinggi. Adapun untuk menjaga kandungan oksigen dalam air aquarium tetap tinggi adalah dengan memberikan cukup aerasi pada aquarium. Jika perlu aeratornya diganti dengan tenaga yang lebih besar. Selain itu, Anda jangan lupa menjaga keseluruhan kualitas air agar tetap prima, sehingga tetap layah dihuni oleh ikan Arwana.

Mogok Makan.
Ikan Arwana yang mogok makan biasanya karena Arwana terlalu sering diberi kelabang hidup. Akibatnya Arwana akan enggan menerima makanan lain, termasuk kelabang yang sudah mati. Jika sudah seperti ini makan puasakan ikan Arwana selama kurang lebih seminggu dan Anda jangan memberi Arwana makan apapun, kemudian beri makanan jenis lain misalnya jangkrik, kadal, kodok kecil atau ikan kecil. Apabila setelah seminggu ikan Arwana belum juga mau makan sebaiknya sediakan ikan hidup saja. Ingat, untuk menjaga agara mata Arwana tidak juling sebaiknya dipilih ikan penghuni permukaan seperti guppy. Dengan demikian Arwana akan kembali seperti semula. Apabila cara tersebut masih belum memberi hasil maka cukup Anda biarkan saja sampai Arwana mau menerima makanan.
Alternatif lainnya yaitu dengan memberikan sebutir obat Hobbi Fishes kedalam 200 liter air yang sering dipakai untuk tempat arwana bersemayam. Obat berbentuk kapsul ini berkhasiat untuk menyembuhkan strs dan berbagai penyakit serta untuk merangsang nafsu makan Arwana. Adapun pilihan terakhir yaitu dengan memberikan kelabang seminggu sekali berselang dengan jenis makanan lain.

Penyakit Mata Juling.
Sobat pembaca, penyakit mata juling ini timbul karena banyak hal. Diantaranya karena ikan Arwana sering berburu didasar atau pojok aquarium. Oleh karena itu, Anda sebaiknya memberi makan Arwana dengan makanan yang mengapung saja. Apabila Arwana sering milihat ikan kecil yang ada dibawahnya dapat menyebabkan otot matanya bertambah panjang. Mata melorot juga bisa disebabkan karena Arwana kurang mendapatkan sinar mata hari yang cukup. Ini mungkin dikaitkan dengan khasiat sinar mata hari terhadap pertumbuhan mata manusia.
Cara mengobati mata juling Anda bisa memindahkan ikan Arwana pada tempat yang lebih luas dan mendapat sinar matahari langsung sambil diberi makanan yang terapung. Maka dengan cara tersebut 80 % Arwana akan sembuh. Adapun cara lainnya adalah dengan melakukan operasi kecil.

Dubur Ikan Merah dan Membengkak.
Jika dubur ikan Arwana berwarna merah dan membengkak maka hal itu merupakan pertanda bahwa Arwana sedang kesulitan, bahkan dapat berujung pada kematian. Dubur Arwana memerah dan bengkak disebabkan oleh pemberian makanan yang tidak bersih. Akibatnya pencernaan ikan terganggu sehingga Arwana kesulitan untuk mengeluarkan ekskresinya.
Untuk mencegahnya maka makanan harus dibersihkan sebelum diberikan pada ikan Arwana. Apapun jenis makanan hidup yang diberikan sebaiknya dipuasakan terlebih dahulu selama 1-2 hari. Arwana yang menderita dubur merah dan bengkak bisa diobati dengan amonium sulfat.

Sisik Ikan Berdiri.
Bila sisik ikan berdiri dan kadang ada sebagian yang membusuk biasanya disebabkan karena kondisi lingkungan yang kotor. Penggantian air secara rutin dapat mencegah ikan Arwana dari penyakit ini. Untuk Arwana yang sedang dihinggapi penyakit ini dapat diberikan amonium sulfat sebagai obatnya.

Tulang Punggung Ikan Bengkok.
Penyakit ini bisa disebabkan oleh beberapa hal. Pertama karena adanya serangan bakteri yang masuk kedalam tubuh Arwana sehingga mengakibatkan pertumbuhan punggung tidak normal. Penyebab kedua karena adanya kesalahan dalam memberikan obat. Penyebab ketiga karena ukuran aquarium yang terlalu kecil.
Untuk memcegahnya tempatkan Arwana kedalam aquarium yang ukurannya cukup. Juga kebersihan aquarium agar Arwana tidak terjangkiti bakteri dan hati-hati jangan memberikan obat pada Arwana.

Ekor Ikan Patah.
Sama seperti penyakit tulang punggung bengkok, penyakit ini disebabkan karena ukuran aquarium yang terlalu sempit. Selain itu penyakit ini juga bisa disebabkan penanganan Arwana yang kurang baik. Misalnya pada waktu dipindahkan Arwana berontak atau saat pertama kali dimasukan ke dalam aquarium mereka berenang kencang dan menubruk kaca aquarium. Oleh karena penyebabnya lebih dikarenakan faktor teknis maka penanganannya harus hati-hati.

Sungut Tumbuh Pendek.
Sungut ikan Arwana tidak tumbuh sempurna dan kelihatan janggal dengan bentuk badannya yang besar. Sungut tidak seimbang bisa terjadi karena Arwana ditempatkan dalam aquarium yang kecil. Selain itu bisa juga disebabkan kesalahan pemberian obat.
Untuk mendapatkan pertumbuhan sungut yang normal Anda bisa melakukannya dengan membersihkan aquarium secara rutin dan mengganti airnya, jangan lupa tempatkan ikan Arwana dalam aquarium yang sesuai untuk ukuran badannya.

Ekor dan Sirip Mengerut.
Ekor dan sirip ikan yang mengerut bisa terjadi apabila air di dalam aquarium terlampau kotor atau suhu air yang terlalu rendah. Cara penanganannya dengan mengatur kembali suhu air dengan menambah heater dan membersihkan aquarium. Anda juga bisa memberinya obat amonium sulfat secukupnya.

Sungut Menjorok ke Bawah.
Ikan Arwana yang sehat memiliki tampilan sungut ke depan. Namun seringkali sungut Arwana lunglai, menjorok ke bawah. Hal ini merupakan pertanda bahwa Arwana berada pada lingkungan yang tidak semestinya. Untuk mengembalikan kondisi Arwana seperti semula sebaiknya suhu dan kebersihan air aquarium lebih diperhatikan.

Ok. Demikian postingan pada kali ini, semoga artikel dengan judul Inilah Cara Tepat Menangani Penyakit Pada Ikan Arwana ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Salam hangat selalu. 

Thursday, November 15, 2012

Tips Melatih Kura-kura Agar Jinak

Halo sahabat pembaca setia blog infoqudrat, apa kabarnya, semoga Anda semua selalu sehat dan bahagia. Oya saya mohon maaf karena baru kali ini saya sempat menulis kembali artikel baru sehubungan banyaknya pekerjaan yang cukup menyita waktu luang saya untuk menulis. Topik postingan kali ini adalah Tips Melatih Kura-kura Agar Jinak. Baiklah kita langsung saja ke pembahasannya.

Tips Melatih Kura-kura Agar JinakSahabat infoqudrat, sebagian orang beranggapan bahwa memelihara kura-kura hanya cukup diberi makan dan diperhatikan kebersihan kandangnya. Akan tetapi alangkah baiknya jika Anda juga menyayangi kura-kura peliharaan Anda dengan kasih sayang. Berikut cara-cara supaya kura-kura peliharaan Anda menjadi jinak dan penurut;
  • Berikan nama pada kura-kura Anda karena kura-kura bisa mengerti dan memahami namanya. Panggilah kura-kura Anda sesering mungkin karena semakin sering dilakukan, kura-kura akan semakin mengenali nama yang Anda berikan padanya.
  • Bermainlah dengan kura-kura peliharaan Anda. Hal yang paling sederhana yang dapat Anda lakukan dengan memberikan kura-kura mainan yang tidak berbahaya seperti bola kecil. Letakkan bola tersebut di dekat kura-kura dan biarkan kura-kura Anda mengenali dengan mengamati bola tersebut. Kura-kura akan mendekat dan mencium bau mainan yang Anda berikan. Anda pun perlu meluangkan waktu untuk bermain bersama kura-kura.
  • Sering-seringlah memegang kura-kura Anda karena akan membuat kura-kura terbiasa dengan tuannya. Dan jika sudah terbiasa, kura-kura akan meminta untuk dipegang.
  • Sesekali Anda perlu menyuapi kura-kura. Namun hati-hati, jangan sampai jari-jari Anda yang dikira makanan. Jika memelihara kura-kura dari kecil, melakukan hand feeding akan sangat membantu kedekatan Anda dengan kura-kura dan memberikan ikatan yang khusus antara kura-kura dengan pemeliharaannya.
  • Jika kura-kura sudah bisa datang saat dipanggil namanya, kura-kura mulai bisa Anda biarkan menjelajahi rumah. Biarkan kura-kura berjalan jalan dan tidak hanya diam di akuarium atau ditempat berjemurnya. Awasi terus kemana kura-kura berjalan terutama jika dirumah juga ada binatang peliharaan lain seperti kucing atau anjing. Setelah beberapa saat, kembalikan kura-kura ke kandangnya.
  • Jika ingin kura-kura Anda melakukan sesuatu, ulangi perintah yang sama berkali-kali. Intinya, tujuannya sama dengan memberikan nama panggilan pada kura-kura. Ucapkan kata perintah yang sederhana secara berulang-ulang sambil membantu kura-kura mempraktekkannya. Jika sudah terbiasa, kura-kura akan memahami kata perintah seperti 'kesini', 'naik','jangan', dan lain sebagainya. bahkan ada kura-kura yang bisa diajak bersalaman dengan cara meletakkan tangan kura-kura diatas tangan majikannya.
  • Sesekali ajaklah kura-kura untuk tidur di tempat tidur. Awalnya, letakkan kura-kura di kotak yang dialasi kain. Hal ini agar jika kura-kura terbangun duluan, kura-kura tidak bisa kemana-mana. Jika sudah mulai biasa maka kura-kura bisa bangun bersamaan dengan tuannya. Selanjutnya, letakkan kura-kura diatas satu lembar kain dan tutupi kura-kura dengan kain yang lain, seperti kasur dan selimut. Jika sudah terbiasa, kura-kura akan mengikuti kemanapun Anda pergi.
  • Tunjukkan kasih sayang Anda pada kura-kura peliharaan. Anda dapat memandanginya dan memberinya makan. Selain itu, Anda dapat mengajaknya berbicara dengan kura-kura Anda atau menghabiskan waktu bersama kura-kura peliharaan Anda. Tindakan-tindakan ini akan sangat membantu kura-kura peliharaan Anda menjadi lebih penurut dan jinak.
Demikian artikel kali ini tentang Tips Melatih Kura-kura Agar Jinak. Semoga dapat bermanfaat.

Sunday, October 28, 2012

Membawa Tokek Dalam Perjalanan

Membawa Tokek Dalam PerjalananHalo sahabat pembaca setia blog infoqudrat, apa kabarnya hari ini? mudah-mudahan Anda dalam keadaan sehat selalu. Kali ini saya menulis artikel baru yang berjudul Membawa Tokek Dalam Perjalanan. Oke kita langsung saja ke pembahasannya. Apabila Anda ingin membawa tokek dalam perjalanan jauh maupun dekat, caranya sebagai berikut :

Pertama-tama Anda harus menyiapkan bambu yang berukuran besar dan longgar untuk badan tokek. Anda dapat menggunakan bambu bitung. Lalu potong-potong bambu tersebut menggunakan gergaji. Pemotongan tepat pada setiap ruasnya yang ukurannya sama panjang, supaya mudah dan rapi sewaktu bambu dimasukan ke dalam kardus.

Bambu yang sudah dipotong, kulit bambunya dibelah sampai berbentuk persegi empat, ini dimaksudkan supaya bambu tidak bergerak-gerak atau terjadi pergeseran selama di perjalanan. Selanjutnya, masukan tokek kedalam bambu. Sebelum tokek dimasukan ke dalam bambu jangan lupa Anda memasukan makanan tokek berupa jangkrik ke dalam bambu dalam jumlah yang cukup.

Setelah tokek berada di dalam bambu beserta makananya, segera tutup ruas bambu tersebut dengan kawat jaring atau kasa atau menggunakan karung plastik yang dilubangi agar tokek dapat bernapas. Setelah itu, bambu disusun di dalam kotak kardus yang telah dilubangi dibagian sisi yang mengarah ke ruas bambu yang berfentilasi atau ujung bambu yang ditutup kawat atau karung plastik yang tersebut diatas. Lalu tutup kardus dengan ketat dan rapat, agar bambu tidak bergerak atau bergeser didalam kotak kardus. Kardus yang sudah ditutup rapat segera diikat menggunakan tali atau plester atau lakban. Bambu dimasukkan di dalam kardus untuk menjaga kehangatan suhu di dalam bambu agar tetap terjaga, apalagi Anda membawanya di dalam mobil yang ber AC.

Tokek yang sudah dipacking tersebut siap untuk dimasukan kedalam mobil yang akan mengangkut tokek tersebut. Akan tetapi jangan lupa, letakanlah kotak kardus yang berisi tokek tersebut di atas jok mobil Anda, atau bisa juga diletakan diatas busa yang tebal di lantai mobil Anda. Apabila Anda menggunakan Bis, carterlah satu bangku khusus untuk meletakkan tokek tersebut. hal ini karena untuk menghindari agar tokek terbebas dari adanya hentakan yang keras saat mobil atau bis berjalan. Sehingga tokek tidak kaget dan stres.

Demikian artikel tentang Membawa Tokek Dalam Perjalanan.


Mengawinkan Ikan Cupang

Sobat pembaca blog infoqudrat, apakah anda termasuk hobi memelihara ikan cupang dalam akuarium? Mungkin pernah terlintas dalam pikiran Anda ingin beternak ikan cupang dengan cara mengawinkannya. Nah agar Anda sukses Mengawinkan Ikan Cupang, maka ikuti tips berikut.
    Mengawinkan Ikan Cupang
  • Untuk membiakannya atau mengawinkan ikan cupang, pilihlah ikan yang ekornya lebar dan siripnya tebal. Selain itu, ikan memiliki bentuk ekor 180 derajat, badan besar dan ekor memanjang. Pilihlah ikan yang terbiasa bermain ditengah atau dasar air dan bukan di permukaan air. Adapun kombinasi warna cupang yang baik yaitu ikan yang ekornya dengan sirip sempurna dan tidak berantakan.
  • Untuk tempat pemijahan, cupang tidak memerlukan tempat yang luas. Anda dapat menggunakan akuarium kecil, baskom, toples atau ember plastik. Sebelum akuarium tersebut digunakan untuk tempat pemijahan, akuarium tersebut direndam terlebih dahulu dengan larutan PK encer dan akhirnya dibilas dengan air bersih. Adapun untuk mencegah jamur dan penyakit sebaiknya dinding akuarium digosok dan dibilas menggunakan air bersih.
  • Air yang akan digunakan sebaiknya diendapkan selama 3 hari terlebih dahulu. Dengan suhu antara 21-31 derajat celcius atau 25 derajat celcius. Dalam akuarium perlu diberi tanaman yang telah dibersihkan. Misalnya, enceng gondok atau kayu apu.
  • Setelah tempat pemijahan selesai disiapkan, masukan terlebih dahulu cupang jantan ke dalam akuarium dan tunggulah sampai cupang jantan membuat sarang-sarang busa. Jika busa sudah tampak dipermukaan air, masukan cupang betina yang sudah matang kelamin. Selang 3-4 hari perkawinan selesai maka cupang betina akan menghasilkan 200-400 telur yang sudah dibuahi pejantan.
  • Jika cupang betina selesai bertelur, angkat cupang betina tersebut dan biarkan cupang jantan ditempat pemijahan. Mengapa cupang betina dipisah? Hal ini agar  cupang betina tidak memakan telurnya sendiri. Sementara itu, cupang jantan ditinggal dipemijahan karena sangat membantu proses penetasan. Usahakan cupang jantan diberi makan yang cukup agar tidak memakan telurnya. Dan setelah menetas, pisahkan pejantan. Pada usia 2-3 hari, benih tidak perlu diberi makan karena dalam tubuhnya masih terdapat kuning telur. Setelah memasuki hari ke-4, benih perlu diberi makan infusaria atau sejenis plankton yang bisa dibeli di toko ikan hias. Pada hari ke-8, burayak bisa diberi makan kutu air. Menginjak usia 1 bulan, anakan cupang harus dipisahkan sendiri-sendiri dalam botol untuk pembesaran.
Demikian sobat pembaca setia blog infoqudrat, semoga artikel tentang Mengawinkan Ikan Cupang dapat bermanfaat.


Memaksimalkan Kemolekan Ikan Hias Arwana

Memaksimalkan Kemolekan Ikan Hias ArwanaMemaksimalkan Kemolekan Ikan Hias Arwana adalah artikel yang saya tulis di kesempatan yang baik ini. Sahabat pembaca setia blog infoqudrat, mari kita langsung saja ke pembahasannya ya. Untuk mendapatkan ikan arwana dengan keindahan yang maksimal dapat Anda lakukan dengan perawatan yang benar. Perawatan tersebut dapat dimulai dari akuarium, dengan menjaga kualitas air dan memberi pakan yang tepat. Untuk akuarium setidaknya Anda menggunakan akuarium dengan ukuran 140 cm x 70 cm x 60 cm. Ukuran tersebut digunakan apabila ikan Anda berukuran 20-30 cm dengan bentuk ideal persegi panjang. Anda perlu menggunakan akuarium dengan ukuran tersebut agar ikan hias arwana Anda lebih leluasa berenang. Adapun akuarium yang berukuran kecil dapat menghambat pertumbuhan ikan bahkan dapat menyebabkan ekor menjadi patah dan punggung bengkok.

Untuk airnya, masukkan hingga 2/3 dari tinggi akuarium. Sebaiknya Anda menggunakan air tanah. Apabila Anda menggunakan air PAM maka air tersebut diendapkan terlebih dahulu selama minimal 24 jam. Sebenarnya Anda juga bisa menggunakan air minum isi ulang, akan tetapi air tersebut telah kehilangan bakteri pengurai yang bermanfaat. Hal ini karena air tersebut telah mengalami proses sterilisasi. Sebelum dimanfaatkan, pastikan kualitas air sesuai syarat. Syarat tersebut yaitu memiliki derajat keasaman air (pH) 6.5-7.5 dengan kesadaan (dH) 3-5. Akuarium juga perlu dilengkapi dengan heater, sebab ikan hias arwana memerlukan kisaran suhu stabil antara 28-29 derajat celcius. Sedangkan kebutuhan oksigen terlarut lebih dari 5ppm dipenuhi dengan memasang aerator. Agar air tetap dalam kedaan bersih akuarium juga harus dilengkapi filter.

Ikan hias arwana tergolong ikan yang sangat peka terhadap kondisi air, Perubahan kualitas air secara mendadak, dapat menyebabkan ikan arwana malas berenang, sisik menjadi terbuka, hilang nafsu makan dan tubuh menjadi lemah. Pada saat itu penyakit akan mudah menyerang. Sebaiknya kualitas air diperiksa setiap hari dan Anda perlu mengganti air sebagai alternatif uuntuk menjaga agar air tetap bersih dan terjaga kualitasnya. Penggantian air akuarium dapat dilakukan 2-3 bulan. Hal ini agar akuarium terbebas dari kuman-kuman penyakit yang menempel didinding akuarium.

Untuk pakannya Anda dapat memberikan secara rutin 2 kali sehari pada pagi dan sore hari. Jika ikan hias arwana kita berukuran dibawah 15 cm diberi pakan anak kodok, udang, ikan kecil dan ulat hongkong secara bergantian. Setiap pemberian pakan, Anda dapat memberikan 3 ekor anak kodok berukuran 3 cm, atau 5-8 ekor untuk pakan ikan kecil. Selain itu, Anda juga dapat memberikan udang dan ulat hongkong per ekor untuk satu arwana.

Ikan hias arwana yang berukuran diatas 15 cm Anda dapat memberi 5-6 ekor anak kodok yang berukuran 3-5 cm, 10-15 ekor jangkrik, ikan dan udang berukuran 7-8 cm, atau 8 ekor kelabang berukuran 10 cm. Sebelum di berikan ke ikan hias arwana Anda harus mencuci pakan tersebut hingga bersih. Adapun kodok, udang, ikan kecil sebelum diberikan kepada arwana, harus Anda tampung terlebih dahulu di dalam bak atau akuarium minimal 12 jam. Pakan tersebut dapat Anda berikan dengan cara di lempar satu persatu kedalam akuarium arwana hingga habis tersantap.

Untuk dapat memaksimalkan kemolekan ikan hias arwana memang membutuhkan kesabaran, agar arwana tersebut dapat terus tampak anggun dengan sisik berkilau dan tetap rapi disekujur tubuhnya.

Demikian artikel tentang Memaksimalkan Kemolekan Ikan Hias Arwana.


Pakan Ikan Arwana

Pakan Ikan Arwana
Pada hari yang cerah ini, saya menulis artikel baru yang berjudul Pakan Ikan Arwana. Baiklah sobat pembaca setia infoqudrat, kita langsung saja ke pembahasannya. Setiap minggu, seekor arwana perlu diberi makanan tambahan 2-3 ekor kadal yang tidak terlalu besar dan setiap dua minggu diberi tiga ekor kelabang. Kelabang atau lipan ini termasuk makanan favorit arwana, sehingga Anda harus berhati-hati saat memberinya. Jika setiap hari diberi kelabang, maka arwana akan enggan memakan jangkrik atau kodok sekalipun. Dia hanya mau makan kelabang.

Namun, seekor ikan arwana memburu kelabang di dalam air adalah sebuah atraksi menarik didalam akuarium Anda. karena kelabang mampu bergerak sangat cepat meskipun didalam air, maka arwana pun harus mempertontonkan "kemahirannya" berburu makanan. Ia akan meliuk-liuk dan terus mendesak kelabang, sampai akhirnya arwana bisa menangkap dan menelannya.

Arwana juga mau makan ikan yang masih hidup. Umumnya ikan arwana diberi ikan mas dan sepat yang masih dalam wujud anakan. namun ingat, anakan ikan tersebut dapat membawa bakteri sehingga dapat menjangkiti penyakit pada arwana. Udang mati pun disukai arwana, namun untuk pemeliharaan di akuarium, sebaiknya udang mati tidak perlu diberikan, sebab akan membuat air akuarium keruh dan sisa makanan itu akan mudah membusuk dan menimbulkan penyakit bagi arwana.

Agar mata arwana tidak juling maka Anda jangan menyebarkan makanan sekaligus kedalam akuarium. Hal ini akan membingungkan arwana dan matanya akan menatap ke segala arah. Berikan jangkrik atau kelabang satu persatu, sehingga ikan hanya akan memburu satu mangsa saja. Sebenarnya arwana juga makan kecoa, cicak, laron atau belalang, sebagai selingan jangkrik.

Demikian artikel tentang Pakan Ikan Arwana.


Saturday, October 27, 2012

Tips Melatih Anak Anjing

Halo sahabat pembaca setia blog infoqudrat, mohon maaf baru kali ini saya bisa posting kembali artikel baru, sehubungan banyaknya kegiatan yang harus diselesaikan sehingga banyak menyita waktu. Oya pada kali ini saya akan menulis artikel tentang Tips Melatih Anak Anjing. Baiklah kita langsung saja ke permbahasan. Anak anjing terkadang menimbulkan masalah. Terutama pada saat awal pemeliharaan. Permasalahan yang sering ditimbulkan diantaranya yaitu buang air kecil dan buang air besar sembarangan. Nah berikut terdapat beberapa tips untuk melatih anak anjing peliharaan Anda agar dapat membuang kotoran pada tempat yang disediakan.
    Tips Melatih Anak Anjing
  • Berikan pelatihan sedini mungkin.
  • Bawalah anjing Anda pada tempat buang kotoran sesuai dengan jadwalnya.
  • Anda harus sabar, karena hingga usia 7-8 minggu, anjing belum mampu melakukan rutinitas ini dengan benar. Biasanya anjing hanya akan melakukan beberapa hari saja untuk membuang kotoran pada tempat yang telah Anda sediakan sesuai dengan jadwal. Namun setelah itu, terkadang anjing kembali pada kebiasaan semula.
  • Pada pemeliharaan 7-10 minggu pertama, kurunglah anjing Anda setiap selesai makan sampai anjing selesai membuang kotorannya. Biasakan hal ini setiap hari hingga menjadi rutinitas anjing Anda.
  • Bawa anjing Anda keluar rumah setiap 2-3 jam setiap harinya.
  • Sediakan juga tempat buang kotoran di halaman luar rumah Anda dan jangan dipindah-pindah agar kebiasaan ini tidak membingungkan anjing Anda.
  • Saat melatih, jika Anda berada ditempat anjing membuang kotoran, maka bersabarlah dan diam tanta melakukan apapun. Dengan begitu akan merasa bosan dan akan ingat tujuan mengajaknya ketempat itu, setelah selesai membuang kotorannya lakukan sentuhan memuji dengan menepuk atau mengulasnya.
  • Segeralah membawanya keluar ketika melihat anjing Anda berputar-putar seperti menggali tanah.
  • Jangan membentak atau menghukumnya jika hasil latihannya belum menunjukkan hasil, bersabarlah sampai anjing mengerti maksud Anda.
Demikian artikel tentang Tips Melatih Anak Anjing. Semoga bermanfaat.


Thursday, October 18, 2012

Cara Menambah Bobot Tokek

Bagi Anda yang memelihara tokek dengan tujuan untuk penggemukan, berikut ada cara-cara yang bisa Anda lakukan agar tokek bisa bertambah bobotnya. Inilah Cara Menambah Bobot Tokek.

Membuat kandang Khusus Untuk Tokek.
Cara Menambah Bobot TokekKandang dibuat tertutup, namun juga harus memiliki ventilasi yang baik untuk menjaga agar  kandang tidak terlalu lembap sehingga tokek dapat mengering. kandang yang tertutup akan membuat tokek nyaman saat makan, juga nyaman saat istirahat. Hal ini karena pada saat istirahat tokek akan semakin bertambah besar.

Letakkan kandang di Tempat Yang Sunyi.
Setelah tokek ditempatkan pada kandang yang tepat seperti diatas, letakkan kandang tersebut di tempat yang sunyi, jauh dari lalu lalang dan hingar bingar kegiatan manusia. hal ini karena tokek tidak menyukai kebisingan.

Kandang Ditutup Dengan Kain Hitam.
Jika Anda tidak memiliki tempat sunyi, Anda bisa menutup kandang tokek dengan kain hitam. Apabila ditutup dengan kain hitam maka tokek tidak akan dapat melihat keluar, sehingga tokek tidak merasa ada ancaman yang membuatnya malu untuk makan.

Memberi Makan Tokek Secara Teratur.
Sebaiknya Anda memberi makan tokek pada malam hari. Anda dapat memberi makan sebanyak 4 x sehari, dilakukan setiap 2 jam dimulai dari pukul 17.00 atau sore hari. Namun sekali makan Anda cukup memberinya 3-4 ekor jangkrik saja. Hal ini untuk menjaga nafsu makan tokek.

Kandang Digelapkan.
Dengan menggelapkan kandang pada siang dan malam hari bertujuan agar tidak ada sinar yang masuk ke kandang. Dengan demikian diharapkan terjadi penambahan bobot tokek yang semakin pesat.

Mengoleskan Lemak Babi Pada Kandang Tokek.
Lemak babi disinyalir dapat meningkatkan daya tahan tubuh tokek sehingga tokek akan bertambah nafsu makannya. Lemak babi ini dapat diberikan dengan cara dioleskan pada ram kandang tokek dan tokek pun akan menjilatinya. Selain itu, lemak babi dapat juga dipotong kecil-kecil kemudian disuapkan sedikit-sedikit hingga tokek sudah tidak mau makan lagi. Tetapi ingat, potongan lemak babi harus lebih kecil dari ukuran mulut tokek.

Demikia artikel tentang Cara Menambah Bobot Tokek, semoga dapat  bermanfaat.


Tips Memilih Jenis Tokek Unggul


Tips Memilih Jenis Tokek Unggul adalah artikel kedua tentang tokek, yang sebelumnya berjudul tips memelihara dan merawat tokek rumah. Yuk kita langsung ke pembahannya. Ketika Anda akan melakukan pemeliharaan tokek, Anda harus memilih bibit tokek yang bersifat unggul. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk memilih bibit unggul tokek.

Tips Memilih Jenis Tokek UnggulWarna Bibit Unggul Tokek.
Carilah bibit tokek yang kulitnya memiliki warna dasar putih dan berbintik merah serta ada bercak kuning pada bagian bawah tubuhnya. Ingat, jangan memilih bibit tokek yang berwarna gelap. hal ini karena kemungkinan tokek tersebut terluka atau cacat yang tidak tampak saat kulit masih beradaptasi dengan warna gelap. Anda juga harus menghindari membeli bibit tokek dengan kondisi sedang berdiam diri sampai berhari-hari. Hal ini karena tokek tersebut berpeluang besar untuk sakit dan mati.

Sorot Mata Memancar.
Tokek yang sehat dapat terlihat dari rorot matanya. Sorot mata tokek yang redup dan agak masuk kedalam menunjukkan bahwa tokek dalam keadaan lemah dan kemungkinan besar akan mati. Mata yang menonjol dan memiliki sorot mata yang tajam dan memancar merupakan ciri tokek yang sehat. Dan apabila tokek tersebut dipelihara untuk perbesaran memiliki peluang keberhasilan yang tinggi.

Ukuran Panjang.
Panjang tokek seringkali menjadi masalah ketika berat tokek sudah memenuhi syarat. Ukuran tokek bibit unggul minimal memiliki panjang 25 cm, standart 30 cm dan yang istimewa memcapai 33cm dengan berat 150 gram. Panjang tubuh diukur dari kepala sampai dengan ekor. Apabila bibit tidak memenuhi syarat panjang tubuh maka Anda tidak mungkin bisa mencapai panjang yang diharapkan ketika tokek sudah mencapai berat tertentu. Tokek yang seperti ini disebut tokek boxer.

Kepala Tokek Besar dan Lebar
Tokek yang unggul memiliki kepala yang berukuran besar. Jadi, ukuran yang besar seharusnya bukan perut. hal ini karena perut bisa berubah ukurannya dari kecil ke besar atau sebaliknya. Sedangkan utnuk ukuran kepala, besar dan kecilnya tidak bisa berubah. jadi kepala tokek lebih mendekati kebenaran apabila digunakan untuk mengetahui usia atau umur tokek. Semakin besar kepala tokek membuktikan usia tokek berusia lebih tua dari pada tokek yang memiliki kepala lebih kecil. Setelah itu dilakukan pengukuran kepala agar anda tahu bahwa tokek tersebut benar-benar berusia tua.

Berat Minimal Bibit Unggul
Tokek yang dianggap unggul harus memiliki berat minimal 150 gram. hal ini karena jika berat tokek dibawah ukuran berat ini akan sulit untuk dilakukan pembesaran. jadi dari tokek yang mempunyai berat minimal 150 gram bisa capai berat yang diinginkan.

Demikian artikel tentang Tips Memilih Jenis Tokek Unggul, semoga bermanfaat.


Tips Memelihara Dan Merawat Tokek Rumah

Tips Memelihara Dan Merawat Tokek Rumah adalah artikel yang baru saya tulis khusus untuk pembaca setia blog infoqudrat tentunya. Baiklah kita langsung saja ke pembahasannya. Kini, tokek telah menjadi binatang peliharaan bagi sebagian besar orang semenjak mereka mengetahui harga tokek yang melambung tinggi. Selain itu, masyarakat pun kini menyadari bahwa ternyata tokek memiliki morfologi tubuh dengan corak yang bermaam-macam. Apabila Anda tertarik ingin memelihara tokek, berikut beberapa tips perawatannya.

Tempat Pemeliharaan.
Tips Memelihara Dan Merawat Tokek RumahSecara umum tokek akan menyukai tempat-tempat yang sunyi atau jauh dari kebisingan dan jauh dari jangkauan manusia. Oleh karena itu, tokek dalam kebiasaannya selalu memilih tempat di plafon rumah, dibalik lukisan dan di balik jam dinding. Melihat kondisi tersebut, maka Anda harus merencanakan tempat yang sesuai untuk tokek. Untuk memelihara tokek Anda dapat menggunakan kandang yang ukurannya disesuaikan ukuran dari tokek yang Anda pelihara. Misalnya Anda memelihara tokek dengan panjang kurang lebih 17 cm maka Anda dapat menggunakan kandang dengan ukuran 30 cm. Hal ini dimaksudkan agar tokek tidak terlalu banyak aktifitas, jangkauan makanan (jangkrik dan air minum) dekat dan memudahkan pengawasan. Jeruji atau kandang bisa menggunakan jaring kawat dengan lubang-lubang kecil supaya jangkrik sebagai pakan tokek tidak keluar dari kandang. Apabila kandang berukuran 30x30 cm, kandang tersebut dapat di huni dua ekor tokek kecil.

Makanan.
Pada dasarnya tokek menyukai serangga. Namun jangkrik dianggap sebagai pakan yang paling bagus untuk tokek. Hal ini karena jangkrik memiliki kandungan protein yang tinggi. Adakalanya Anda juga bisa memberikan telur ayam yang dicampur dengan madu secukupnya untuk menambah gizi tokek.

Minuman.
Minuman buat tokek bisa berupa air putih saja atau ditambah dengan gula jawa atau madu. Gula jawa dan madu ini bisa menambah vitalitas tokek dan mempercepat penggemukan.

Membersihkan Kandang.
Penempatan kandang sangat penting guna mempermudah pembersihan kandang. Sebaiknya peletakkan kandang tokek bisa menempel di dinding oleh karena itu, Anda bisa menggunakan siku L atau dalam bentuk kotak dengan kaki-kaki penyangga. Hal ini bertujuan agar kotoran tokek tidak merusak alas kandang. Pembersihan kotoran bisa dilakukan 1 minggu sekali, karena pada dasarnya tokek tidak terlalu sering buang kotoran dan untuk menghindari kontak yang berlebihan dengan manusia.

Demikian artikel tentang Tips Memelihara Dan Merawat Tokek Rumah, semoga bermanfaat.

Tuesday, October 16, 2012

Tips Membangun Kolam Ikan Koi

Apakah anda termasuk penggemar ikan koi? jika Anda tertarik memelihara ikan koi, ada beberapa persiapan yang harus Anda lakukan. Persiapan ini perlu dilakukan agar ikan koi Anda dapat hidup sehat. Persiapan tersebut meliputi hal-hal sebagai berikut. Inilah tips membangun kolam ikan koi.
    Tips Membangun Kolam Ikan Koi
  1. Mempersiapkan Dikensi Kolam. Ketika Anda memutuskan untuk memelihara ikan koi, perhatikan dimensi kolamnya. Volume air sangat mempengaruhi kesehatan ikan koi. Jika ikan tidak terlalu besar maka buatlah kolam ikan yang tidak terlalu dalam. Setelah itu, perhatikan jumlah populasi ikan koi di dalam kolam.  seimbangkan luas kolam dengan jumlah koi yang akan dipelihara. Kolam yang terlalu besar bisa menyulitkan koi mencari makan.
  2. Pasang Aerator di Dalam Kolam. Aerator berfungsi untuk mengalirkan oksigen ke dalam kolam. Aerator juga berguna untuk menciptakan arus. Gelembung arus yang ditimbulkan aerator membuat koi sering bergerak.  Hal itu baik untuk perkembangan dan pertumbuhan koi. Tubuhnya akan semakin besar dan semakin gendut.
  3. Haluskan Dinding Kolam. Ikan koi gemar menggesekkan tubuhnya ke dinding kolam. Oleh karena itu, dinding kolam yang bertekstur kasar bisa membuat sirip ikan koi terluka. Untuk itu, pilih jenis material yang halus untuk dinding kolam ikan, misalnya keramik.
  4. Penyinaran. Sinar matahari berperan penting pada kesehatan ikan koi. Dalam sehari, koi membutuhkan asupan sinar matahari minimal tiga jam. Apalagi untukjenis koi hikari atau bersisik mengkilap. Apabila ikan koi kekurangan cahaya matahari akan membuat warna pada tubuh koi memudar. Maka ciptakan kolam yang cukup terang. Apabila kolam ikan koi Anda berada di dalam ruangan, Anda bisa menyinarinya dengan lampu pijar.
Demikian artikel tentang tips membangun kolam ikan koi, semoga bermanfaat.
 
(Foto dikutip dari aquide.com)
 
 


Pakan Alami Ikan Cupang Hias

Pakan Alami Ikan Cupang Hias
Sahabat pembaca setia blog infoqudrat, pada kesempatan ini saya menulis artikel baru yang berjudul pakan alami ikan cupang hias. Baiklah yuk kita lanjut ke pembahasannya. Ikan cupang diberi pakan alami berupa kutu air. Pemberian pakan 2 kali dalam sehari pada waktu pukul 07.00 dan 17.00. Namun ingat, saat pemberian pakan, sebaiknya ikan cupang diberikan pakan secukupnya saja. Apabila pakan diberikan terlalu banyak maka akan mempengaruhi kebersihan air akuarium. Pakan yang terlalu banyak akan mengendap dan membusuk di dasar air.

Pada saat memberikan pakan sebaiknya Anda memberikan menggunakan takaran, misalnya sendok teh. Dengan takaran ini Anda bisa mengontrol jumlah pemberian pakan. Andapun dapat menggunakan botol mineral yang diberi selang untuk pemberian makanan cupang. Alat itu selain murah juga mudah dioperasikan. Kutu air dimasukan ke botol lalu disemprotkan satu persatu ke dalam akuarium. 

Apabila Anda menggunakan kutu air yang telah dibekukan didalam freezer maka pemberiannya dengan cara dicuil-cuil. Selain kutu air, jentik nyamuk juga dapat diberikan kepada cupang sebagai selingan. Pemberian pakan selingan ini setiap 2 hari sekali. Jika jentik nyamuk susah diperoleh, Anda dapat memberikan cacing sutra, cacing rambut atau cacing darah. Namun penggunaan caing-cacing tersebut terkadang membuat cupang menjadi kembung. Sebaiknya cacing dibersihkan berulang-ulang dengan air bersih sebelum disajikan.

Demikian artikel tentang pakan alami ikan cupang hias, mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi pembaca. 


Mengenali Ikan Arwana Terserang Penyakit

Mengenali Ikan Arwana Terserang PenyakitMengenali Ikan Arwana Terserang Penyakit, adalah judul artikel yang saya tulis di kesempatan ini. Baiklah kita langsung saja ke pembahasan. Penyebab penyakit pada ikan arwana ada dua, yaitu organisme nonparasiter dan parasiter. Organisme parasiter berasal dari virus, bakteri, jamur, cacing atau protozoa. Adapun penyekit nonparasiter disebabkan oleh faktor lingkungan, makanan dan keturunan. Akan tetapi, serangan kedua jenis penyebab penyakit tersebut sulit dibedakan.

Ada ciri-ciri ikan arwana yang terserang penyakit, baik akibat dari parasiter maupun non parasiter, yakni arwana terlihat pasif dan lemah, cenderung berenang di permukaan air, nafsu makan menurun, tubuh ikan tidak licin karena selaput lendir berkurang, sehingga ikan mudah ditangkap. Tanda lainnya yaitu pada bagian dada terjadi pendarahan, sisik rusak dan sirip punggung pecah-pecah.

Adapun faktor lingkungan yang menyebabkan ikan sakit antara lain, pH air, Fluktuasi pH air ini dipengaruhi oleh berbagai hal, seperti terdapatnya gas CO2 di air. Selain itu perubahan suhu air secara tiba-tiba juga sangat mempengaruhi kesehatan ikan. Kemudian faktor makanan, seperti memberi makanan ikan segar sangat beresiko karena ikan bisa membawa penyakit. Selain itu, faktor keturunan juga dapat membawa masalah pada arwana, seperti sisik yang tidak bagus, punggung tidak lurus atau albino dan kembar siam.

Organisme parasiter dapat menimbulkan penyakit pada arwana dengan gejala-gejala seperti terjadi infeksi kutu ikan, insang busuk, bintik putih, cacar dan tuberkolosis, terinfeksi jamur Saprolegnia dan Achlya, bakteri perusak sirip dan penyakit gatal.

Demikian artikel tentang Mengenali Ikan Arwana Terserang Penyakit, semoga bermanfaat.


Friday, October 12, 2012

Tips Memelihara Ikan Arwana Dalam Akuarium

Ikan arwana dapat hidup baik di akuarium. Akan tetapi, ikan tersebut dapat hidup baik di akuarium apabila akuariumnya mampu mendukung kehidupan arwana. Akuarium yang seperti apakah yang sesuai untuk arwana? Inilah tips memelihara ikan arwana dalam akuarium.

A. Akuarium dan Perlengkapan yang Memenuhinya.
Berhasil tidaknya akuarium menjadi yang nyaman bagi ikan arwana, sangat dipengaruhi oleh kelengkapan sarana pendukungnya.
    Tips Memelihara Ikan Arwana Dalam Akuarium
  • Aerator. Fungsi aerator atau pompa udara adalah menyuplai udara ke dalam air akuarium sekaligus menguapkan atau mendorong hasil sisa-sisa pernapasan ke luar dari akuarium. Aerator dikatakan baik, jika arus listrik yang menggerakkannya kecil, tetapi udara yang ditiupkannya relatif banyak.
  • Heater dan Thermometer. Alat pemanas (heater) ini diperlukan pada waktu suhu air akuarium turun secara drastis. Sedangkan alat pengontrol suhu air termometer juga dipasang dalam akuarium. Di daerah dingin, heater dan termometer ini sangat dibutuhkan.
  • Filter. Fungsi filter atau  penyaring air dalam akuarium. Filter ini berfungsi untuk menyedot air akuarium, menyaring dan mengembalikannya lagi ke dalam akuarium dalam kondisi bersih.
  • Lampu TL. Keberadaan lampu TL, selain menyinarkan cahaya, juga untuk mempercantik penampilan akuarium. Akan tetapi, sinar lampu TL justru dapat menimbulkan panas yang melebihi kebutuhan. Idealnya untuk akuarium seluas 80 x 40 cm memerlukan lampu TL berdaya 20 watt.
  • Rajin melakukan perawatan akuarium. Mau tak mau jika Anda terlanjur mencintai ikan arwana dalam akuarium, Anda harus rajin melakukan perawatan. Dengan perawatan yang baik, maka penampilan arwana dalam akuarium tampak sehat, segar dan menyenangkan.
B. Pemberian Makanan yang Sesuai Kebutuhan Arwana.
Makanan utama ikan arwana dalam akuarium adalah kelabang. Akan tetapi arwana jangan terus-menerus diberi kelabang. Sebaiknya divariasikan dengan makanan lain. Contohnya : udang, kecoa, katak, lipan, kadal, maupun jangkrik.

C. Pengontrolan dan Penggantian Air.
Setiap hari Anda harus mengontrol suhu dan pH air. Adapun suhu air ideal bagi ikan arwana sekitar 25-27 derajat Celcius. Andaikata suhu air dingin, segera nyalakan heater hingga suhu air sesuai kebutuhan. Sedangkan pH yang dikehendaki sekitar 6-8,5. Andaikan pH terlalu rendah, maka tambahlah kapur kedalam akuarium. Selain itu, sanitasi air perlu diperhatikan pula, silakan mengobati air akuarium dengan Malachite green, dengan frekwensi 3 minggu sekali.

Dan jangan lupa, air akuarium juga perlu diganti. Namun penggantiaa air dipilahkan menjadi dua, yakni :
  • Penggantian air secara reguler setiap 2 hari sekali dengan volume 10% dari seluruh volume air akuarium, dan
  • Total penggantian air dilakukan setiap 3 bulan sekali. Jika Anda menggunakan air PAM, sebaiknya dibiarkan 24 jam terlebih dahulu agar kandungan khlor mengendap dan setelah itu arwana baru dimasukan kedalam akuarium.
D. Penataan Interior Akuarium.
Kehidupan di dalam akuarium merupakan replika lingkungan hidup di alam bebas. Oleh karena itu, perlu penataan interior dalam akuarium. Hal ini berarti menuntut apresiasi estetika, sehingga perpaduan antara keindahan akuarium dengan anggunnya ikan arwana sanggup menampilkan nuansa yang harmonis.

E. Tanaman Air.
Mengingat asal-muasal ikan arwana yang suka bersembunyi di bawah tanaman air, maka Anda juga harus menyediakan tanaman air. Ada beberapa jenis tanaman air yang dapat dipilih antara lain: Vallisneria spiralis, Hidrilla verticillata, Riccia fluiutana, Higrophila polisperma, Pistia stratiotes, Najas indica.

F. Pasir Batuan.
Pasir digunakan sebagai landasan peletakan batuan. Sebaiknya Anda menggunakan pasir sungai, yang masih bercampur dengan humus. Disamping itu, Anda juga perlu memberi batuan dan karang-karangan. Ukuran batu yang ideal berdiameter 3 mm. Batuan tersebut memiliki berbagai corak dan warna yang beragam serta indah dipandang.

Demikian artikel tentang  tips memelihara ikan arwana dalam akuarium, semoga bermanfaat.


Memilih Bibit Kelinci Hias Dengan Kualitas Baik

Sahabat pembaca setia blog infoqudrat pada kali ini saya akan menulis artikel dengan judul Memilih Bibit Kelinci Hias Dengan Kualitas Baik, Oke kita langsung saja ke pembahasan ya. Memilih bibit jenis kelinci yang baik sebenarnya tidaklah sulit. Biasanya, jenis kelinci hias yang sehat memiliki sifat lincah, aktif, serta gerakannya energik dan memiliki nafsu makan yang tinggi. Adapun ciri-ciri bibit kelinci hias yang baik sebagai berikut :
    Memilih Bibit Kelinci Hias Dengan Kualitas Baik
  • Memiliki kepala yang ukurannya sesuai dengan ukuran badan. Apabila panjang maka tipe kepalanya panjang. Demikian pula untuk jenis kelinci tubuh kecil, maka ukuran kepalanya kecil juga.
  • Matanya bulat bercahaya, selaput mata bersih, serta mempunyai pandangan yang cerah dan jernih.
  • Hidung, moncong dan mulut dalam keadaan bersih.
  • Memiliki kaki yang normal dengan ciri-ciri kuat, kokoh dan berkuku pendek. Akan tetapi lebih baik apabila kelinci memiliki kaki yang lurus dan sempurna, tidak bengkok atau cacat. Kaki yang cacat berbentuk seperti huruf O atau X.
  • Badannya bulat serta dada lebih lebar, padat dan singset.
  • Apabila diraba, kulitnya licin dan tidak berasa benjol-benjol.
  • Memiliki bulu yang bersih, licin, halus, mengkilap dan rata.
  • Dubur bersih, kering dan tidak terdapat tanda-tanda kotoran bekas mencret.
  • Ukuran ekor kecil, ekor tumbuh lurus ke atas dan tampak menempel ke punggung, serta bentuk ekor tidak miring atau rebah ke samping atau terpuntir.
Nah, cermatilah kelinci hias yang akan Anda beli sebelum Anda bawa ke rumah. 

Demikian, artikel dengan judul Memilih Bibit Kelinci Hias Dengan Kualitas Baik, mudah-mudahan bermanfaat bagi pembaca.

Thursday, October 11, 2012

Tips Merawat Kucing Yang Benar

Tips Merawat Kucing Yang Benar adalah judul postingan yang saya tulis pada hari ini. Baiklah langsung saja ke pembahasannya ya. Apabila Anda suka memelihara kucing, Anda perlu mengetahui beberapa tips dalam pemeliharaan hewan kesayangan Anda tersebut. Sesungguhnya memelihara kucing dengan benar, bukanlah hal yang sulit. Berikut beberapa hal yang perlu Anda lakukan agar Anda benar dalam merawat kucing Anda.
    Tips Merawat Kucing Yang Benar
  • Makanan yang diberikan merupakan makanan khusus untuk kucing yang sudah direkomendasikan kandungan gizinya, sehingga kondisi kesehatannya terjamin.
  • Takaran pemberian makanan harus sesuai dengan kebutuhan kucing. Jadi usahakan makanan habis untuk sekali makan sehingga pakan yang diberikan selalu berganti.
  • Hindari obesitas (kegemukan) dengan cara memberikan makan sesuai takaran kebutuhan.
  • Pilih makanan kering karena praktis dan butiran-butiran keringnya membantu membersihkan gigi kucing.
  • Jika kucing sudah terbiasa mengkonsumsi makanan basah, usahakan pada saat memberikan makanan takarannya cukup untuk sekali makan. Apabila ada sisa makanan, simpan makanan yang masih ada di kaleng dalam lemari es. Dan saat Anda akan memberikan lagi makanan tersebut, Anda dapat menghangatkan kembali.
  • Tempat pakan kucing harus selalu bersih, sisa makanan terutama untuk makanan basah harus langsung dibuang atau diberikan pada jam-jam tertentu untuk membiasakan kucing mengetahui jadwal makannya. Apabila kucing tidak ditempatkan didalam kandang letakkan makanan disudut atau tempat tertentu dan jangan dipindah-pindah untuk membiasakan kucing mengeahui secara langsung tempat makanannya diletakkan.
  • Sediakan cukup air minum (air masak / air mineral) dikandang atau ditempat yang dekat dengan tempat makannya, meskipun kucing sedikit minum akan tetapi tetap memerlukan persediaan minum.
  • Berikan tempat tidur yang nyaman, apabila memungkinkan sebaiknya tempat tidur terbuat dari rotan (bahan luarnya) sehingga dapat digunakan untuk mengasah kuku. Hal ini untuk menghindari agar kucing tidak menggaruk sofa atau perabotan rumah tangga lainnya.
  • Kota kotoran harus di isi cat litter (pasir kucing) yang banyak dijual di pet shop super market. Pilihlah pasir yang mempunyai daya serap tinggi sehingga dapat menyerap kencing kucing dengan cepat. Segera buang kotoran kucing sesegera mungkin dan ganti pasir kucing yang sudah berisi kencing 2 kali sehari.
  • Mandikan kucing paling sedikit 3 kali dalam 1 bulan atau 1 minggu sekali dengan menggunakan sampo kucing yang memiliki ph rendah. Setelah itu, lakukan penyisiran bulu setiap hari agar bulu yang rontok tidak akan terjilat sehingga menyebabkan kucing akan muntah karena tertelan bulu atau jika tidak bulu-bulu kucing yang tertelan akan mengganggu sistem pencernaannya.
  • Lakukan vaksinasi sesuai umur dan kebutuhan. Selain itu, periksakan kesehatan kucing secara rutin kedokteh hewan terdekat.
  • Segera periksakan ke dokter hewan apabila kucing memperlihatkan tanda-tanda awal terserang sakit, seperti : tidak mempunyai nafsu makan atau nafsu makan berkurang, pilek atau keluar ingus, BAB lembek atau tidak normal.
Demikian artikel yang berjudul Tips Merawat Kucing Yang Benar, semoga dapat bermanfaat.

Monday, October 1, 2012

Bagaimana Cara Merawat Anak Kucing?

cara merawat anak kucingPerawatan anak kucing berbeda dengan perawatan kucing dewasa.  Bagaimana cara merawat anak kucing? berikut beberapa tips mengenai cara perawatan anak kucing agar Anda memahami cara merawat anak kucing,
  • Setelah anak kucing lahir Anda harus memberikan makanan yang alami (susu induk kucing) dalam waktu 10-20 menit. Jangan lupa berikan pula makanan dan minuman untuk induk kucing saat dia menyusui anak mereka.
  • Anak kucing dapat memakan makanan padat pada usia dua sampai tiga minggu. Berikan pula susu khusus untuk anak kucing. Dalam masa pertumbuhannya hindari untuk memberi susu sapi atau susu kambing karena sistem pencernaannya belum dapat mencerna dengan sempurna kandung laktosa dalam susu kambing dan susu sapi tersebut.
  • Sediakan dua buah nampan untuk mengganti kotoran dan ganti nampan-nampan tersebut secara teratur pada siang hari. Secara alami anak kucing akan membuang kotoran pada nampan tersebut hingga usia sampai empat minggu.
  • Untuk induk kucing yang sedang menyusui sebaiknya harus diberikan obat cacing setiap bulan. Adapun untuk anak kucing harus diberi obat cacing setiap dua minggu. Pemberian obat cacing ini dimuali pada umur dua minggu sampai berumur tiga bulan.
  • Anak kucing dapat Anda sapih mulai umur delapan minggu. Pada tahap ini kucing harus diberi makanan padat.
  • Anak kucing harus dilatih untuk melakukan kontak terhadap manusia pada umur setidaknya sampai usia tujuh minggu. Hal ini agar anak kucing tidak bertindak agresif dengan manusia.
  • Anak kucing perlu diberi banyak rangsangan baru misalnya diperdengarkan bunyi-bunyian maupun bertemu binatang lain.
Demikian postingan kali ini tentang bagaimana cara merawat anak kucing, semoga bermanfaat.


Wednesday, September 12, 2012

Inilah Tips Memelihara Ikan Hias Air Laut Yang Baik

Inilah tips memelihara ikan hias air laut yang baik, adalah postingan saya hari ini untuk pembaca setia blog infoqudrat tentunya. Baiklah kita langsung saja ke pokok tema tersebut diatas. Memelihara ikan hias air laut sesungguhnya sangat mudah, hanya saja Anda membutuhkan sedikit pengetahuan untuk benar-benar dapat meikmati keindahan ikan yang biasa hidup dibawah laut ini. Berikut ini beberapa tips untuk memelihara ikan hias air laut.
    photo memelihara ikan hias air laut
  • Anda jangan terburu-buru memasukkan ikan air asin ke dalam akuarium. Hal ini bertujuan agar kondisi akuarium mendekati dengan lingkungan aslinya terlebih dahulu. Jadi, air dalam akuarium harus mempunyai siklus nitrogen, sehingga dapat menumbuhkan bakteri-bakteri pendukung dalam kehidupan air asin. Pada umumnya bakteri-bakteri ini akan muncul pada minggu ke 4 setelah siklus dimulai.
  • Anda jangan memasukkan ikan terlalu banyak dalam akuarium. hal ini dapat membuat ikan stres dan mudah mati. Selain itu, Anda juga jangan meberikan makanan ikan dalam jumlah banyak karena dapat membuat akuarium lebih cepat kotor. Akibatnya, kualitas air akan cepat menurun sehingga akan mempermudah ikan laut Anda sakit dan mati.
  • Anda perlu melakukan aklimatisasi. ikan baru yang akan dimasukan ke dalam akuarium terlebih dahulu harus disesuaikan suhunya dengan suhu akuarium. Caranya ambangkan ikan yang masih dalam plastiknya di akuarium sekitar 20 menit, setelah itu buka dan masukan sedikit air akuarium ke dalam plastik ikan baru dan diamkan selama 10 menit. Setelah itu, ikan baru dimasukan kedalam akuarium.
  • Anda hanya cukup memberikan makan, 1 kali saja. Ikan laut Anda sebaiknya tidak terlalu sering diberi makan, 1 kali sehari dirasa sudah cukup. Makanan yang berlebihan akan cepat menurunkan dan mengurangi kualitas air dalam akuarium.
  • Lengkapi akuarium dengan karang hidup sebanyak mungkin untuk menjaga kualitas air secara alami. Gunakan karang yang berwarna ungu atau bayak bagian batangnya yang berwarna ungu.
  • Anda perlu menambahkan tumbuhan air laut. Tumbuhan ini dapat membantu menjaga kesetabilan kualitas air, terutama rumput asam (Caulerpa sertularioides), rumput jarum (Chaetomorpha) atau anggur hijau. Tumbuhan ini dapat mengurangi kadar nitrat dan membuat akuarium lebih menyegarkan bagi ikan.
  • Gantilah air sekitar 20% dari jumlah air dalam akuarium. Penggantian air ini perlu dilakukan setiap 2 minggu sekali.
  • Jagalah pH air agar tidak teralu rendah atau terlalu tinggi. Jika pH air yang terlalu renda Anda bisa menggunakan obat Kalkwasser. Adapun untuk melihat kadar garam Anda bisa menggunakan Hydrometer.
  • Gunakan protein skimmer untuk menjaga kualitas air laut. Semua akuarium laut, baik ditoko ikan hias maupun di Seaworld semua memakai protein skimmer.
  • Berikan ikan Anda udang pellet. Udang pelet sangat bermanfaat karena senang memakan bakteri Whitespot (bintik-putih) yang sering muncul pada tubuh ikan.
  • Jagalah suhu air. Suhu yang baik untuk ikan adalah 28 derajat celcius dan untuk suhu koral 20 derajat celcius.
Demikian artikel dengan judul inilah tips memelihara ikan hias air laut yang baik, semoga dapat bermanfaat bagi pecinta ikan hias air laut.


Inilah Tips Cara Menjinakkan Burung Kicauan

Burung jinak merupakan salah satu syarat agar burung bisa menjadi gacor. Burung jinak bukan berarti burung yang diam saja ketika dipegang, atau mendekat kalau didekati orang. Burung jinak secara umum adalah burung yang bebas dari tekanan disekitarnya, burung yang tidak takut kepada makhluk hidup disekitarnya terutama terhadap manusia.

photo menjinakkan burung kicauanUntuk menjinakkan ada beberapa tips berikut yang dapat Anda lakukan, inilah tips cara menjinakkan burung kicauan sebagai berikut :

Apabila Anda mempunyai burung yang terlalu liar, maka kandangnya dapat Anda gantung di tempat yang agak tinggi. Selain itu, Anda juga dapat menempatkan kandang ditempat yang ramai. Yaitu, tempat yang biasa dilewati anggota keluarga. Jadi, Anda jangan menempatkan burung ditempat yang tersembunyi. Biasakan burung ditempat tersebut selama sekitar sepekan. Setelah itu, posisi kandang agak diturunan. Lakukan selama sepekan. Kemudian posisi kandang diturunkan lagi hingga ke posisi normal. Jika rumah Anda dekat dengan jalan raya atau kampung, biasakan Anda menggantung burung dihalaman rumah dekat jalan itu.

Anda juga dapat mebiasakan memandikan burung dikaramba dengan waktu yang agak lama. Apa bila burung tidak mau mandi, Anda dapat menyemprot burung menggunakan semprotan sampai burung basah kuyup. Setelah itu, biarkan burung di karamba, hingga bulu-bulunya agak kering.

Menjelang malam hari, kosongkan tempat pakan. Kondisikan burung dalam keadaan kelaparan pada pagi harinya. Dalam kondisi seperti itu, Anda dapat menyuapkan jangkrik menggunakan lidi. Apa bila burung tidak mau mematuk jangkrik biarkanlah dahulu. Kemudian lima atau sepuluh menit Anda dapat melakukan hal yang sama. Apabila burung masih belum mau, tunggu sampai sekitar pukul 10.00. Setelah burung mau mematuk satu jangkrik, sorongkan satu jangkrik lagi menggunakan lidi. Setelah itu isi tempat pakan dengan kroto satu sendok teh saja. Setelah itu lakukan secara rutin pada pagi dan sore hari.

Proses ini kuncinya adalah membuat burung kelaparan dan merasa tergantung pada manusia dan "terpaksa" harus berani kepada manusia. Karena kuncinya membuat burung lapar, oleh karena itu Anda harus senantiasa mengosongkan wadah pakan dan Anda cukup melatihnya makan jangkrik.

Menjinakkan burung dengan cara seperti diatas memang membawa sejumlah konsekwensi, misalnya burung yang semula sudah mau bunyi, menjadi agak macet karena stress. Burung yang semula mulus, menjadi luka atau rusak bulunya. Akan tetapi hal tersebut masih dalam tingkat wajar.

Demikian, artikel tentang  inilah tips cara menjinakkan burung kicauan, semoga berguna.