Sunday, October 28, 2012

Membawa Tokek Dalam Perjalanan

Membawa Tokek Dalam PerjalananHalo sahabat pembaca setia blog infoqudrat, apa kabarnya hari ini? mudah-mudahan Anda dalam keadaan sehat selalu. Kali ini saya menulis artikel baru yang berjudul Membawa Tokek Dalam Perjalanan. Oke kita langsung saja ke pembahasannya. Apabila Anda ingin membawa tokek dalam perjalanan jauh maupun dekat, caranya sebagai berikut :

Pertama-tama Anda harus menyiapkan bambu yang berukuran besar dan longgar untuk badan tokek. Anda dapat menggunakan bambu bitung. Lalu potong-potong bambu tersebut menggunakan gergaji. Pemotongan tepat pada setiap ruasnya yang ukurannya sama panjang, supaya mudah dan rapi sewaktu bambu dimasukan ke dalam kardus.

Bambu yang sudah dipotong, kulit bambunya dibelah sampai berbentuk persegi empat, ini dimaksudkan supaya bambu tidak bergerak-gerak atau terjadi pergeseran selama di perjalanan. Selanjutnya, masukan tokek kedalam bambu. Sebelum tokek dimasukan ke dalam bambu jangan lupa Anda memasukan makanan tokek berupa jangkrik ke dalam bambu dalam jumlah yang cukup.

Setelah tokek berada di dalam bambu beserta makananya, segera tutup ruas bambu tersebut dengan kawat jaring atau kasa atau menggunakan karung plastik yang dilubangi agar tokek dapat bernapas. Setelah itu, bambu disusun di dalam kotak kardus yang telah dilubangi dibagian sisi yang mengarah ke ruas bambu yang berfentilasi atau ujung bambu yang ditutup kawat atau karung plastik yang tersebut diatas. Lalu tutup kardus dengan ketat dan rapat, agar bambu tidak bergerak atau bergeser didalam kotak kardus. Kardus yang sudah ditutup rapat segera diikat menggunakan tali atau plester atau lakban. Bambu dimasukkan di dalam kardus untuk menjaga kehangatan suhu di dalam bambu agar tetap terjaga, apalagi Anda membawanya di dalam mobil yang ber AC.

Tokek yang sudah dipacking tersebut siap untuk dimasukan kedalam mobil yang akan mengangkut tokek tersebut. Akan tetapi jangan lupa, letakanlah kotak kardus yang berisi tokek tersebut di atas jok mobil Anda, atau bisa juga diletakan diatas busa yang tebal di lantai mobil Anda. Apabila Anda menggunakan Bis, carterlah satu bangku khusus untuk meletakkan tokek tersebut. hal ini karena untuk menghindari agar tokek terbebas dari adanya hentakan yang keras saat mobil atau bis berjalan. Sehingga tokek tidak kaget dan stres.

Demikian artikel tentang Membawa Tokek Dalam Perjalanan.


Mengawinkan Ikan Cupang

Sobat pembaca blog infoqudrat, apakah anda termasuk hobi memelihara ikan cupang dalam akuarium? Mungkin pernah terlintas dalam pikiran Anda ingin beternak ikan cupang dengan cara mengawinkannya. Nah agar Anda sukses Mengawinkan Ikan Cupang, maka ikuti tips berikut.
    Mengawinkan Ikan Cupang
  • Untuk membiakannya atau mengawinkan ikan cupang, pilihlah ikan yang ekornya lebar dan siripnya tebal. Selain itu, ikan memiliki bentuk ekor 180 derajat, badan besar dan ekor memanjang. Pilihlah ikan yang terbiasa bermain ditengah atau dasar air dan bukan di permukaan air. Adapun kombinasi warna cupang yang baik yaitu ikan yang ekornya dengan sirip sempurna dan tidak berantakan.
  • Untuk tempat pemijahan, cupang tidak memerlukan tempat yang luas. Anda dapat menggunakan akuarium kecil, baskom, toples atau ember plastik. Sebelum akuarium tersebut digunakan untuk tempat pemijahan, akuarium tersebut direndam terlebih dahulu dengan larutan PK encer dan akhirnya dibilas dengan air bersih. Adapun untuk mencegah jamur dan penyakit sebaiknya dinding akuarium digosok dan dibilas menggunakan air bersih.
  • Air yang akan digunakan sebaiknya diendapkan selama 3 hari terlebih dahulu. Dengan suhu antara 21-31 derajat celcius atau 25 derajat celcius. Dalam akuarium perlu diberi tanaman yang telah dibersihkan. Misalnya, enceng gondok atau kayu apu.
  • Setelah tempat pemijahan selesai disiapkan, masukan terlebih dahulu cupang jantan ke dalam akuarium dan tunggulah sampai cupang jantan membuat sarang-sarang busa. Jika busa sudah tampak dipermukaan air, masukan cupang betina yang sudah matang kelamin. Selang 3-4 hari perkawinan selesai maka cupang betina akan menghasilkan 200-400 telur yang sudah dibuahi pejantan.
  • Jika cupang betina selesai bertelur, angkat cupang betina tersebut dan biarkan cupang jantan ditempat pemijahan. Mengapa cupang betina dipisah? Hal ini agar  cupang betina tidak memakan telurnya sendiri. Sementara itu, cupang jantan ditinggal dipemijahan karena sangat membantu proses penetasan. Usahakan cupang jantan diberi makan yang cukup agar tidak memakan telurnya. Dan setelah menetas, pisahkan pejantan. Pada usia 2-3 hari, benih tidak perlu diberi makan karena dalam tubuhnya masih terdapat kuning telur. Setelah memasuki hari ke-4, benih perlu diberi makan infusaria atau sejenis plankton yang bisa dibeli di toko ikan hias. Pada hari ke-8, burayak bisa diberi makan kutu air. Menginjak usia 1 bulan, anakan cupang harus dipisahkan sendiri-sendiri dalam botol untuk pembesaran.
Demikian sobat pembaca setia blog infoqudrat, semoga artikel tentang Mengawinkan Ikan Cupang dapat bermanfaat.


Memaksimalkan Kemolekan Ikan Hias Arwana

Memaksimalkan Kemolekan Ikan Hias ArwanaMemaksimalkan Kemolekan Ikan Hias Arwana adalah artikel yang saya tulis di kesempatan yang baik ini. Sahabat pembaca setia blog infoqudrat, mari kita langsung saja ke pembahasannya ya. Untuk mendapatkan ikan arwana dengan keindahan yang maksimal dapat Anda lakukan dengan perawatan yang benar. Perawatan tersebut dapat dimulai dari akuarium, dengan menjaga kualitas air dan memberi pakan yang tepat. Untuk akuarium setidaknya Anda menggunakan akuarium dengan ukuran 140 cm x 70 cm x 60 cm. Ukuran tersebut digunakan apabila ikan Anda berukuran 20-30 cm dengan bentuk ideal persegi panjang. Anda perlu menggunakan akuarium dengan ukuran tersebut agar ikan hias arwana Anda lebih leluasa berenang. Adapun akuarium yang berukuran kecil dapat menghambat pertumbuhan ikan bahkan dapat menyebabkan ekor menjadi patah dan punggung bengkok.

Untuk airnya, masukkan hingga 2/3 dari tinggi akuarium. Sebaiknya Anda menggunakan air tanah. Apabila Anda menggunakan air PAM maka air tersebut diendapkan terlebih dahulu selama minimal 24 jam. Sebenarnya Anda juga bisa menggunakan air minum isi ulang, akan tetapi air tersebut telah kehilangan bakteri pengurai yang bermanfaat. Hal ini karena air tersebut telah mengalami proses sterilisasi. Sebelum dimanfaatkan, pastikan kualitas air sesuai syarat. Syarat tersebut yaitu memiliki derajat keasaman air (pH) 6.5-7.5 dengan kesadaan (dH) 3-5. Akuarium juga perlu dilengkapi dengan heater, sebab ikan hias arwana memerlukan kisaran suhu stabil antara 28-29 derajat celcius. Sedangkan kebutuhan oksigen terlarut lebih dari 5ppm dipenuhi dengan memasang aerator. Agar air tetap dalam kedaan bersih akuarium juga harus dilengkapi filter.

Ikan hias arwana tergolong ikan yang sangat peka terhadap kondisi air, Perubahan kualitas air secara mendadak, dapat menyebabkan ikan arwana malas berenang, sisik menjadi terbuka, hilang nafsu makan dan tubuh menjadi lemah. Pada saat itu penyakit akan mudah menyerang. Sebaiknya kualitas air diperiksa setiap hari dan Anda perlu mengganti air sebagai alternatif uuntuk menjaga agar air tetap bersih dan terjaga kualitasnya. Penggantian air akuarium dapat dilakukan 2-3 bulan. Hal ini agar akuarium terbebas dari kuman-kuman penyakit yang menempel didinding akuarium.

Untuk pakannya Anda dapat memberikan secara rutin 2 kali sehari pada pagi dan sore hari. Jika ikan hias arwana kita berukuran dibawah 15 cm diberi pakan anak kodok, udang, ikan kecil dan ulat hongkong secara bergantian. Setiap pemberian pakan, Anda dapat memberikan 3 ekor anak kodok berukuran 3 cm, atau 5-8 ekor untuk pakan ikan kecil. Selain itu, Anda juga dapat memberikan udang dan ulat hongkong per ekor untuk satu arwana.

Ikan hias arwana yang berukuran diatas 15 cm Anda dapat memberi 5-6 ekor anak kodok yang berukuran 3-5 cm, 10-15 ekor jangkrik, ikan dan udang berukuran 7-8 cm, atau 8 ekor kelabang berukuran 10 cm. Sebelum di berikan ke ikan hias arwana Anda harus mencuci pakan tersebut hingga bersih. Adapun kodok, udang, ikan kecil sebelum diberikan kepada arwana, harus Anda tampung terlebih dahulu di dalam bak atau akuarium minimal 12 jam. Pakan tersebut dapat Anda berikan dengan cara di lempar satu persatu kedalam akuarium arwana hingga habis tersantap.

Untuk dapat memaksimalkan kemolekan ikan hias arwana memang membutuhkan kesabaran, agar arwana tersebut dapat terus tampak anggun dengan sisik berkilau dan tetap rapi disekujur tubuhnya.

Demikian artikel tentang Memaksimalkan Kemolekan Ikan Hias Arwana.


Pakan Ikan Arwana

Pakan Ikan Arwana
Pada hari yang cerah ini, saya menulis artikel baru yang berjudul Pakan Ikan Arwana. Baiklah sobat pembaca setia infoqudrat, kita langsung saja ke pembahasannya. Setiap minggu, seekor arwana perlu diberi makanan tambahan 2-3 ekor kadal yang tidak terlalu besar dan setiap dua minggu diberi tiga ekor kelabang. Kelabang atau lipan ini termasuk makanan favorit arwana, sehingga Anda harus berhati-hati saat memberinya. Jika setiap hari diberi kelabang, maka arwana akan enggan memakan jangkrik atau kodok sekalipun. Dia hanya mau makan kelabang.

Namun, seekor ikan arwana memburu kelabang di dalam air adalah sebuah atraksi menarik didalam akuarium Anda. karena kelabang mampu bergerak sangat cepat meskipun didalam air, maka arwana pun harus mempertontonkan "kemahirannya" berburu makanan. Ia akan meliuk-liuk dan terus mendesak kelabang, sampai akhirnya arwana bisa menangkap dan menelannya.

Arwana juga mau makan ikan yang masih hidup. Umumnya ikan arwana diberi ikan mas dan sepat yang masih dalam wujud anakan. namun ingat, anakan ikan tersebut dapat membawa bakteri sehingga dapat menjangkiti penyakit pada arwana. Udang mati pun disukai arwana, namun untuk pemeliharaan di akuarium, sebaiknya udang mati tidak perlu diberikan, sebab akan membuat air akuarium keruh dan sisa makanan itu akan mudah membusuk dan menimbulkan penyakit bagi arwana.

Agar mata arwana tidak juling maka Anda jangan menyebarkan makanan sekaligus kedalam akuarium. Hal ini akan membingungkan arwana dan matanya akan menatap ke segala arah. Berikan jangkrik atau kelabang satu persatu, sehingga ikan hanya akan memburu satu mangsa saja. Sebenarnya arwana juga makan kecoa, cicak, laron atau belalang, sebagai selingan jangkrik.

Demikian artikel tentang Pakan Ikan Arwana.


Saturday, October 27, 2012

Tips Melatih Anak Anjing

Halo sahabat pembaca setia blog infoqudrat, mohon maaf baru kali ini saya bisa posting kembali artikel baru, sehubungan banyaknya kegiatan yang harus diselesaikan sehingga banyak menyita waktu. Oya pada kali ini saya akan menulis artikel tentang Tips Melatih Anak Anjing. Baiklah kita langsung saja ke permbahasan. Anak anjing terkadang menimbulkan masalah. Terutama pada saat awal pemeliharaan. Permasalahan yang sering ditimbulkan diantaranya yaitu buang air kecil dan buang air besar sembarangan. Nah berikut terdapat beberapa tips untuk melatih anak anjing peliharaan Anda agar dapat membuang kotoran pada tempat yang disediakan.
    Tips Melatih Anak Anjing
  • Berikan pelatihan sedini mungkin.
  • Bawalah anjing Anda pada tempat buang kotoran sesuai dengan jadwalnya.
  • Anda harus sabar, karena hingga usia 7-8 minggu, anjing belum mampu melakukan rutinitas ini dengan benar. Biasanya anjing hanya akan melakukan beberapa hari saja untuk membuang kotoran pada tempat yang telah Anda sediakan sesuai dengan jadwal. Namun setelah itu, terkadang anjing kembali pada kebiasaan semula.
  • Pada pemeliharaan 7-10 minggu pertama, kurunglah anjing Anda setiap selesai makan sampai anjing selesai membuang kotorannya. Biasakan hal ini setiap hari hingga menjadi rutinitas anjing Anda.
  • Bawa anjing Anda keluar rumah setiap 2-3 jam setiap harinya.
  • Sediakan juga tempat buang kotoran di halaman luar rumah Anda dan jangan dipindah-pindah agar kebiasaan ini tidak membingungkan anjing Anda.
  • Saat melatih, jika Anda berada ditempat anjing membuang kotoran, maka bersabarlah dan diam tanta melakukan apapun. Dengan begitu akan merasa bosan dan akan ingat tujuan mengajaknya ketempat itu, setelah selesai membuang kotorannya lakukan sentuhan memuji dengan menepuk atau mengulasnya.
  • Segeralah membawanya keluar ketika melihat anjing Anda berputar-putar seperti menggali tanah.
  • Jangan membentak atau menghukumnya jika hasil latihannya belum menunjukkan hasil, bersabarlah sampai anjing mengerti maksud Anda.
Demikian artikel tentang Tips Melatih Anak Anjing. Semoga bermanfaat.


Thursday, October 18, 2012

Cara Menambah Bobot Tokek

Bagi Anda yang memelihara tokek dengan tujuan untuk penggemukan, berikut ada cara-cara yang bisa Anda lakukan agar tokek bisa bertambah bobotnya. Inilah Cara Menambah Bobot Tokek.

Membuat kandang Khusus Untuk Tokek.
Cara Menambah Bobot TokekKandang dibuat tertutup, namun juga harus memiliki ventilasi yang baik untuk menjaga agar  kandang tidak terlalu lembap sehingga tokek dapat mengering. kandang yang tertutup akan membuat tokek nyaman saat makan, juga nyaman saat istirahat. Hal ini karena pada saat istirahat tokek akan semakin bertambah besar.

Letakkan kandang di Tempat Yang Sunyi.
Setelah tokek ditempatkan pada kandang yang tepat seperti diatas, letakkan kandang tersebut di tempat yang sunyi, jauh dari lalu lalang dan hingar bingar kegiatan manusia. hal ini karena tokek tidak menyukai kebisingan.

Kandang Ditutup Dengan Kain Hitam.
Jika Anda tidak memiliki tempat sunyi, Anda bisa menutup kandang tokek dengan kain hitam. Apabila ditutup dengan kain hitam maka tokek tidak akan dapat melihat keluar, sehingga tokek tidak merasa ada ancaman yang membuatnya malu untuk makan.

Memberi Makan Tokek Secara Teratur.
Sebaiknya Anda memberi makan tokek pada malam hari. Anda dapat memberi makan sebanyak 4 x sehari, dilakukan setiap 2 jam dimulai dari pukul 17.00 atau sore hari. Namun sekali makan Anda cukup memberinya 3-4 ekor jangkrik saja. Hal ini untuk menjaga nafsu makan tokek.

Kandang Digelapkan.
Dengan menggelapkan kandang pada siang dan malam hari bertujuan agar tidak ada sinar yang masuk ke kandang. Dengan demikian diharapkan terjadi penambahan bobot tokek yang semakin pesat.

Mengoleskan Lemak Babi Pada Kandang Tokek.
Lemak babi disinyalir dapat meningkatkan daya tahan tubuh tokek sehingga tokek akan bertambah nafsu makannya. Lemak babi ini dapat diberikan dengan cara dioleskan pada ram kandang tokek dan tokek pun akan menjilatinya. Selain itu, lemak babi dapat juga dipotong kecil-kecil kemudian disuapkan sedikit-sedikit hingga tokek sudah tidak mau makan lagi. Tetapi ingat, potongan lemak babi harus lebih kecil dari ukuran mulut tokek.

Demikia artikel tentang Cara Menambah Bobot Tokek, semoga dapat  bermanfaat.


Tips Memilih Jenis Tokek Unggul


Tips Memilih Jenis Tokek Unggul adalah artikel kedua tentang tokek, yang sebelumnya berjudul tips memelihara dan merawat tokek rumah. Yuk kita langsung ke pembahannya. Ketika Anda akan melakukan pemeliharaan tokek, Anda harus memilih bibit tokek yang bersifat unggul. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk memilih bibit unggul tokek.

Tips Memilih Jenis Tokek UnggulWarna Bibit Unggul Tokek.
Carilah bibit tokek yang kulitnya memiliki warna dasar putih dan berbintik merah serta ada bercak kuning pada bagian bawah tubuhnya. Ingat, jangan memilih bibit tokek yang berwarna gelap. hal ini karena kemungkinan tokek tersebut terluka atau cacat yang tidak tampak saat kulit masih beradaptasi dengan warna gelap. Anda juga harus menghindari membeli bibit tokek dengan kondisi sedang berdiam diri sampai berhari-hari. Hal ini karena tokek tersebut berpeluang besar untuk sakit dan mati.

Sorot Mata Memancar.
Tokek yang sehat dapat terlihat dari rorot matanya. Sorot mata tokek yang redup dan agak masuk kedalam menunjukkan bahwa tokek dalam keadaan lemah dan kemungkinan besar akan mati. Mata yang menonjol dan memiliki sorot mata yang tajam dan memancar merupakan ciri tokek yang sehat. Dan apabila tokek tersebut dipelihara untuk perbesaran memiliki peluang keberhasilan yang tinggi.

Ukuran Panjang.
Panjang tokek seringkali menjadi masalah ketika berat tokek sudah memenuhi syarat. Ukuran tokek bibit unggul minimal memiliki panjang 25 cm, standart 30 cm dan yang istimewa memcapai 33cm dengan berat 150 gram. Panjang tubuh diukur dari kepala sampai dengan ekor. Apabila bibit tidak memenuhi syarat panjang tubuh maka Anda tidak mungkin bisa mencapai panjang yang diharapkan ketika tokek sudah mencapai berat tertentu. Tokek yang seperti ini disebut tokek boxer.

Kepala Tokek Besar dan Lebar
Tokek yang unggul memiliki kepala yang berukuran besar. Jadi, ukuran yang besar seharusnya bukan perut. hal ini karena perut bisa berubah ukurannya dari kecil ke besar atau sebaliknya. Sedangkan utnuk ukuran kepala, besar dan kecilnya tidak bisa berubah. jadi kepala tokek lebih mendekati kebenaran apabila digunakan untuk mengetahui usia atau umur tokek. Semakin besar kepala tokek membuktikan usia tokek berusia lebih tua dari pada tokek yang memiliki kepala lebih kecil. Setelah itu dilakukan pengukuran kepala agar anda tahu bahwa tokek tersebut benar-benar berusia tua.

Berat Minimal Bibit Unggul
Tokek yang dianggap unggul harus memiliki berat minimal 150 gram. hal ini karena jika berat tokek dibawah ukuran berat ini akan sulit untuk dilakukan pembesaran. jadi dari tokek yang mempunyai berat minimal 150 gram bisa capai berat yang diinginkan.

Demikian artikel tentang Tips Memilih Jenis Tokek Unggul, semoga bermanfaat.